Customer Gathering Properti Syariah

Apa itu Customer Gathering dalam properti syariah?

Customer Gathering (CG) adalah sebuah model pertemuan yang diselenggarakan pihak pengembang dalam upaya memberikan edukasi terhadap para peminat suatu perumahan syariah yang digarapnya. Inti dari gathering ini adalah sebagai sarana dakwah yang diselenggarakan oleh para pegiat (developer) properti syariah itu sendiri. Karena sejak awal para founder dan pegiat properti syariah ini bertekad untuk berupaya membebaskan Indonesia dari jerat riba –sesuatu yang diharamkan oleh Allah SWT dan memancing azab-Nya– khususnya dalam bisnis properti.

Dalam penyelenggaraan customer gathering, yang menjadi pokok utama adalah pemberian edukasi seputar membahayakannya riba bagi siapa saja yang berani mengambilnya. Termasuk dalam hal membeli rumah, di mana kebanyakan orang yang belum paham dengan begitu mudahnya mengambil KPR (baik melalui bank konvensional maupun bank syariah) yang jelas-jelas merugikan.

Melalui gelaran customer gathering juga, ada beberapa benefit lain yang bisa didapatkan calon pembeli. Di antaranya adalah:

  1. Berhak atas NUP

NUP adalah singkatan dari Nomor Urut Pemesan. NUP bisa dikatakan sebagai nomor antrean bagi siapa saja yang ingin membeli unit di perumahan syariah yang dimaksud. Dengan mendaftarkan diri pada customer gathering, maka calon pembeli berhak atas NUP yang mempunyai keistimewaan untuk didahulukan daripada calon pembeli yang tidak memiliki NUP.

  1. Harga Istimewa

Dalam customer gathering, biasanya para pengembang memberikan harga yang sangat istimewa untuk calon pembeli. Harganya sudah pasti lebih terjangkau dibanding harga setelah gathering dilaksanakan. Hal ini dikarenakan customer gathering tidak ubahnya seperti masa launching bagi proyek tersebut.

  1. Bonus-bonus

Selain harga yang istimewa (lebih murah, terjangkau, atau bahkan miring dibanding perumahan sebelah), para pengembang juga bisa memberikan bonus-bonus yang disesuaikan dengan kebijakan mereka masing-masing. Pemberian bonus-bonus ini tentu saja tidak mutlak. Bisa dikatakan ini hanyalah sebagai salah satu strategi marketing untuk menarik minat calon pembeli. Yang pasti, dengan diberikannya harga istimewa pada saat gathering, calon pembeli sudah sangat dimanjakan.

***

Memang untuk bisa mengikuti customer gathering ini biasanya calon konsumen dibebani dengan adanya harga tiket yang harus dibayar. Rata-rata nominalnya kisaran Rp100.000 – Rp200.000.

Sebelum gathering diselenggarakan, biasanya informasi-informasi seputar perumahan syariah yang dijualkan sangat sedikit sekali. Hal ini memang sengaja, karena pada pelaksanaan gathering nantilah semua informasi terkait perumahan syariah tersebut diberitahukan sedetail-detailnya. Pada saat itulah setiap calon konsumen bisa menanyakan segala hal terkait proyek tersebut langsung kepada pengembangnya.

Mungkin setelah itu ada calon konsumen yang tidak merasa cocok dan tidak jadi membeli. Lantas, kemana biaya gathering seharga 100-200 ribu itu?

Sebagian pengembang ada yang mengembalikannya lagi kepada mereka yang tidak jadi membeli unit di perumahan syariah yang digarapnya, sementara sebagian pengembang yang lainnya tidak mengembalikan uang tiket tersebut kepada calon konsumen.

Uang tiket yang tidak dikembalikan rata-rata dilakukan oleh pengembang yang menyelenggarakan gathering tersebut dengan cukup layak, seperti di gedung sewaan dan difasilitasi makan siang dan lain-lainnya.

***

Jadi, sebetulnya Anda dan keluarga juga tidak akan rugi-rugi amat jika uang tiket tidak dikembalikan. Karena pada dasarnya biaya tersebut dikonversikan ke dalam beberapa fasilitas untuk kepentingan calon konsumen itu sendiri –termasuk Anda.

Mungkin Anda yang sudah mengenal bahaya riba merasa tidak perlu lagi untuk sekadar mengikuti gathering yang diadakan pengembang perumahan syariah tertentu. Selain kesibukan Anda yang juga tidak match dengan jadwal gathering, rasa-rasanya tidak ada hal signifikan yang memengaruhi keputusan Anda untuk membeli unit yang didambakan. Kecuali harga istimewa saat gathering diselenggarakan, tentunya.

Selain itu juga mungkin Anda akan kehilangan kesempatan untuk memilih unit yang lokasinya strategis semisal hook atau tidak terlalu berada di belakang. Karena, setelah gathering unit-unit strategis tersebut tidak terjamin masih ada dan belum booked oleh pembeli yang mengikuti gathering.

***

Pada akhirnya, keputusan untuk mengikuti customer gathering menjadi pilihan yang betul-betul harus Anda pertimbangkan benefitnya.

Semoga apapun keputusannya, pastikan Anda dan keluarga hanya mengambil atau membeli rumah di perumahan yang menggunakan skema syariah tanpa bank agar lebih berkah. Namun, jika Anda kesulitan menemukannya in sya Allah kami siap mencarikannya untuk Anda. Sebagaimana beberapa pilihan lokasi yang recommended sudah kami list di https://risalahlangit.com/kpr-syariah 🙂

Advertisements

One thought on “Customer Gathering Properti Syariah

Ada yang ingin disampaikan?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s