![]() |
gambar hanya sebagai ilustrasi |
Pilih bahasa : Arabic | Turkish | English
26 Februari 2025
13 Air yang Memancar, Tentang Batu di Langit Bertuliskan Ahmad, dan Seorang Raja yang akan Wafat
Nabi Khidr mendatangiku dalam perjalananku menuju ke Kuningan, dan Beliau berkata,
"Wahai Ahmad, hendaklah dirimu tidak menjadi risau disebabkan aku lama tak menjumpaimu, sedangkan dirimu tengah di sibukkan menjalankan perintah Allah. Karena Allah melarangku untuk menolongmu dalam urusan perniagaanmu walau aku mempunyai keinginan untuk hal itu."
"Wahai Ahmad, sungguh aku mendatangimu tidak lagi memaksamu untuk menyampaikan mimpimu yakni mimpi di jumpai Rasulullah datukmu yang mulia, dan Allah melarang aku memaksamu untuk bercerita sebagaimana perintah sebelumnya, sungguh Allah menyukai kerendahan hatimu dan menyukai cara berfikirmu agar tidak ada dosa gholuw dalam perahumu dan kepada anak cucumu kelak... Namun, tulislah apa yang aku katakan ini, dan janganlah merasa takut atau ragu."
"Wahai Ahmad, sungguh telah nyata 13 mata air memancar di sumur sahabatmu, yang dijanjikan untuk pengikut setiamu, sebagai tanda cinta Allah dan Rasulullah kepada mereka, hendaklah dirimu dan para pengikutmu bersyukur. Dan hendaklah dirimu dan para pengikutmu menjaga hati mereka, dan membuat air itu bermanfaat untuk kesejahteraan mereka."
- Perkataan Rosulullah Kepada Nabi Khidr a.s
"Wahai Ahmad, sungguh dirimu termasuk orang yang menjaga sifat tawadhu' dan berhati-hati dalam menerima khabar melalui aku dan mimpimu bersama Rasulullah datukmu yang Mulia, sungguh aku mendengar Beliau Rasulullah berkata dalam mimpiku tadi malam, beliau Rasulullah berkata,
WAHAI SAUDARAKU ABUL ABBAS BANI SYAMS, HENDAKLAH DIRIMU TIDAK MEMAKSA AHMAD UNTUK MENYAMPAIKAN SELURUH MIMPINYA, HENDAKLAH KAMU SAMPAIKAN SAJA KATA-KATAKU INI AGAR IA MENULISNYA, YANG DEMIKIAN ITU LEBIH MENJAGA DIRINYA DAN ANAK KETURUNANNYA DARI FITNAH DAN KESOMBONGAN.
AKU MUHAMMAD RASULULLAH MENJADI PEMBELANYA, JIKA IA TERMASUK ORANG-ORANG YANG SABAR DAN BERTAQWA, DAN AKU MUHAMMAD TELAH MEMBERIKAN 41 LEMBAR KERTAS KEPADA SALAH SATU PASANGANNYA, HINGGA AHMAD LEBIH MEMILIH MENYAMPAIKAN BERITA ITU KEPADA PASANGANNYA ITU.
WAHAI SAUDARAKU BALYA BIN MALKAN BANI SYAMS, TELAH AKU DATANGI AHMAD DALAM MIMPINYA DAN AKU MUHAMMAD BIN ABDULLAH MENGATAKAN KEPADA SEMUA SAHABATKU DI DALAM MIMPI ITU, TIDAKLAH ADA SEORANG KAKEK MELAINKAN LEBIH MENYAYANGI CUCUNYA DIBANDINGKAN KEDUA ORANG TUANYA, JIKA IA ( SANG CUCU ) TERMASUK HAMBA ALLAH YANG PANDAI MENJAGA HATI DAN LISANNYA, YANG MENJAGA KESUCIAN DIRI DAN HATINYA, YANG BERAKHLAQUL KARIMAH DALAM PERBUATANNYA, YANG RENDAH HATI LAGI BERTAQWA. DAN AKU MUHAMMAD AKAN MEMBELANYA DAN AKAN MENDATANGI SESIAPAPUN YANG ALLAH IZINKAN MENJUMPAINYA DALAM MIMPI UNTUK MENGKHABARKAN TENTANG AHMAD, HENDAKLAH IA ( AHMAD ) BERSABAR.
WAHAI SAUDARAKU BALYA BIN MALKAN, SETIAP ISTANA MEMPUNYAI PINTU-PINTU, DAN ISTANA DIDALAM SYURGA MEMPUNYAI BANYAK PINTU YANG TERBUKA UNTUK UMMATKU, TIDAKLAH TERBUKA PINTU-PINTU SYURGA KECUALI BERSAMA ANAK KETURUNANKU YANG MENGIKUTI JALANKU. SUNGGUH KUNCI PINTU JANNAH BERADA PADA "TANGAN" AHLUL BAITKU YANG SABAR DAN IKHLAS DALAM MENJALANKAN KEWAJIBANNYA KEPADA ALLAH DAN BERKASIH SAYANG KEPADA SESAMA UMMATKU, TIDAKLAH AHLUL BAITKU MEMEGANG KUNCI JANNAH BAGI YANG SOMBONG LAGI BERHATI KASAR DAN BERLISAN KOTOR LAGI MEMECAH BELAH UMMAT, TIDAK PULA BAGI AHLUL BAITKU YANG SOMBONG DAN MEMAKAN HAK FAKIR MISKIN DAN MENYOMBONGKAN DIRINYA SEBAGAI CUCUKU ( MUHAMMAD RASULULLAH ).
WAHAI SAUDARAKU BALYA BIN MALKAN, KATAKAN AGAR AHMAD MENULISKANNYA, AGAR TENTRAM HATINYA, TIDAK TERBEBANI DENGAN PERKATAANKU DALAM MIMPINYA, SUNGGUH AKU MEMUJI KETAWADHU'AN DIRINYA, HINGGA BERKURANG TIDURNYA KARENA MEMOHON KEPADA ALLAH AZZA WAJALLA, AGAR TIDAK BERSEGERA MENYAMPAIKAN MIMPINYA, DISEBABKAN IA MALU DAN TAKUT DENGAN UCAPANKU, SUNGGUH YANG DEMIKIAN ITU ADALAH SIFATNYA YANG BERASAL DARI NURKU. DAN AKU MEMAKLUMINYA. AGAR IA SELAMAT DARI FITNAH DAN KESOMBONGAN.
WAHAI SAUDARAKU KHIDR, NAMUN DEMIKIAN... SAMPAIKANLAH KATA-KATAKU INI... AKU MUHAMMAD BIN ABDULLAH, MELETAKKAN KEDUA TANGANKU KEATAS TANGANNYA ( AHMAD ) DAN MELETAKKAN DADAKU KEPADA DADANYA, DAN MELETAKKAN SURBANKU KEATAS KEPALA DAN BAHUNYA, MEMBERIKAN PENAKU KEATAS TANGAN KANANNYA, HENDAKLAH IA BERSABAR DAN MAMPU MENGHALAU GELOMBANG FITNAH YANG AKAN DATANG.
![]() |
gambar hanya sebagai ilustrasi |
WAHAI SAUDARAKU KHIDR, KATAKAN KEPADA AHMAD, SUNGGUH SETELAH KATA-KATAKU INI SAMPAI KEPADA UMMAT. MAKA SEORANG RAJA YANG SEPUH ( TUA ) DI SEKITAR TANAH KELAHIRANKU AKAN AKU JEMPUT BERSAMA IZRAIL, SEBAGAI TANDA KEBENARAN TENTANG YANG DISAMPAIKAN DARI AHMAD FAHMI BIN SYAMS SUNGGUH IA BUKANLAH PENDUSTA.
WAHAI SAUDARAKU BALYA BIN MALKAN, LIHATLAH SEKELILINGMU (suasana dalam nimpi Nabi Khidr a.s saat itu), HENDAKLAH DIRIMU SAKSIKAN KEBESARAN ALLAH ATAS SEGALA KARUNIA YANG ALLAH BERIKAN KEPADAKU, YANG MEMBUATKU MERINDUKAN UMMATKU AGAR SAMPAI PADA TAMAN INI DAN MENUNGGU MASA HARI PENGHISABAN DI YAUMUL QIYAMAH. HENDAKLAH MEREKA MAMPU MENCAPAINYA.
WAHAI SAUDARAKU BALYA BIN MALKAN, SAMPAIKANLAH KEPADA AHMAD BIN A. SYAMS, TIDAKLAH AKAN ALLAH TIMPAKAN UJIAN KEPADANYA MELEBIHI BATAS KESANGGUPANNYA, SUNGGUH MEBEBASKAN BUDAK-BUDAK YANG IA KERJAKAN TIDAKLAH TERDAPAT DOSA KEPADANYA MELAINKAN FITNAH KEJI LISAN ORANG-ORANG YANG TAK MEMAHAMI HAKIKAT RAHMATAN LIL ALAMIIN.
WAHAI SAUDARAKU BALYA BIN MALKAN, TIDAKLAH SEORANG KAKEK BERSEDIH DAN HARU KECUALI DALAM DUA KEADAAN, PERTAMA BERSEDIH KARENA KEPAYAHAN SANG CUCU DALAM MENJALANKAN AMANAH SANG KAKEK, KEDUA, SANG KAKEK MERASA HARU DALAM KEGEMBIRAAN KETIKA SANG CUCU MENDAPATKAN KEJAYAAN DALAM PERJUANGAN DAN USAHANYA MERAIH KEBAHAGIAAN DUNIA DAN AKHIRAT.
WAHAI BALYA BIN MALKAN, KATAKAN KEPADA AHMAD BIN A. SYAMS, AKU MUHAMMAD RASULULLAH TELAH MEMEGANG NAMA-NAMA ORANG-ORANG YANG MENCURI KHABAR YANG IA SAMPAIKAN, DAN ORANG-ORANG YANG MENGAKU SEBAGAI DIRINYA, DAN ORANG-ORANG YANG BERDUSTA ATAS NAMAMU DAN NAMAKU DAN ATAS NAMA AHMAD, YANG MEMBUAT AKU BERSEDIH KARENA API NERAKA DAN SIKSA KUBUR BERGEJOLAK KARENANYA, HENDAKLAH MEREKA UMMATKU BERTAUBAT.
![]() |
gambar hanya sebagai ilustrasi |
WAHAI BALYA BIN MALKAN, SEBAGAI TANDA CINTAKU KEPADA AHMAD, ALLAH TELAH MENGUKIR NAMA AHMAD F. BIN A. SYAMS PADA SEBUAH BATU DI LANGIT YANG AKAN MELINTASI BUMI SEBAGAI SALAM KESELAMATAN ATAS DIRINYA. HENDAKLAH MEREKA MEMPERHATIKANNYA... DAN SAMPAIKANLAH SALAM CINTAKU MUHAMMAD RASULULLAH KEPADA UMMATKU YANG BERADA DALAM PERAHU AL-MAKHFIY.
DAN SAMPAIKAN KEPADA ISTRI AHMAD YANG PERTAMA, JIKA PADA SISI MUHAMMAD ADA KHADIJAH PADA AWAL PERJUANGAN, DAN KEBAHAGIAANKU DENGAN ADANYA AISYAH PADA AKHIR PERJUANGAN, SUNGGUH AKU MEMANDANGNYA BAGAIKAN KEDUANYA PADA SISI AHMAD BIN A. SYAMS DALAM PERJUANGANNYA. DAN AKU MUHAMMAD MENGHARAMKAN API NERAKA DAN SIKSA KUBUR UNTUKNYA. JIKA IA IKHLAS LAGI BERSABAR. DENGAN SALAM PENUH CINTA MUHAMMAD BIN ABDULLAH KEPADANYA. DENGAN KURSI YANG AKU SEDIAKAN SEBAGAIMANA YANG PERNAH IA MIMPIKAN DUDUK BERSAMAKU DAN SEBAGAIMANA YANG AHMAD SAKSIKAN PADA MIMPINYA.
Nabi Khidr berkata kepada Ahmad,
"Wahai Ahmad, sungguh akan bergetar gunung di negrimu dan langit tertutup awan selama beberapa hari setelah dirimu menyampaikan khabar ini. Sebagai tanda kekuasaan Allah atas langit dan bumi. Dan hujan akan turun di tanah suci mengawali kewafatan seorang raja di atas tanah itu. Hendaklah dirimu tetap menjadi makhfiy sampai batas yang di tentukan.
Ahmad F. bin A. Syams
link :