Pilih bahasa : Arabic | Turkish | English
Selasa 18 Maret 2025
Tanah Bangsa Dzalim Yang Akan Tenggelam
Nabi Khidr a.s berbisik, "Wahai Ahmad, tuliskanlah ini, Allah akan mengangkat penyakit beberapa pengikutmu yang masa sekarang ini mengalami sakit. Beberapa pengikutmu mengkhawatirkan anak mereka yang demam dan batuk. Sungguh Allah lah yang akan menjawab doa dan harapan untuk kesembuhan mereka."
"Wahai Ahmad, tersenyumlah bersama Kakekmu yang Mulia Muhammad, karena Allah hendak meringankan beban mereka di Hari Raya Iedul Fitri beberapa hari lagi. Hendaklah mereka bersabar."
"Wahai Ahmad, sungguh Allah akan menenggelamkan tanah bangsa yang dzalim di negeri barat, sungguh mereka menghina khabar yang engkau sampaikan. Apakah mereka mengira badai dan bencana telah berlalu ? Sungguh bumi memintamu agar dirimu kembali menghentakkan tongkatmu tanpa belas kasih. Kerna Allah hendak mengingatkan kembali mereka dengan tenggelamnya fir'aun dan para pengikutnya."
"Wahai Ahmad, bersabarlah, dan hendaklah dirimu tidak menunda-nunda apa yang akan kamu lakukan, sungguh tanah gunung qof yang aku masukan kedalam tempat kecil hingga masuk kedalam tubuh 31 orang yang gila telah Allah sembuhkan, dan yang demikian itu Allah hendak menujukan kekuasaanNya atas diri manusia. Apakah mereka hendak mendustakan kekuasaan Allah ?"
"Wahai Ahmad, bukankah hari ini kamu di perintahkan Allah untuk menghabiskan sisa dinar dan dirham milikmu untuk menolong fakir miskin yang hendak menjual tanahnya, janganlah dirimu menundanya, dan setelah itu berjalanlah ke tepi gunung yang aku tunjukan, dan berdiamlah hingga masuk waktu sepertiga malam. Lalu kembalilah ke rumahmu, sungguh aku telah menyiapkan beberapa daun sebagai tambahan obat penyakit yang tidak ada satupun dapat menyembuhkannya."
"Wahai Ahmad, Allah Azza Wajalla tidaklah menerima puasa dan amal shaleh seorang perempuan yang menyakiti hati suaminya, dan Allah tidak akan menerima puasa dan amal shaleh seorang laki-laki
- yang mendzalimi istri-istrinya,
- yang dzalim kepada anak-anaknya,
- yang durhaka kepada kedua orang tuanya,
- yang dzalim kepada orang-orang yang berada di dalam rumahnya,
- yang dzalim kepada hewan-hewan peliharaannya,
kecuali mereka bertaubat dan menjalankan puasa di Bulan Ramadhan ini dengan taubatan nasuha. Hingga Allah menerima seluruh ibadah puasanya dari awal Ramadhan hingga akhir Ramadhan, sungguh Allah Maha Pemberi ampunan kepada hamba-hambaNya yang bertaubat."
"Wahai Ahmad, hendaklah beberapa pengikutmu memenuhi ladang-ladang mereka dengan tumbuh-tumbuhan yang menjadi bahan perniagaan yang dibutuhkan perniagaan di dalam perahumu, dan hendaklah mereka memelihara hewan=hewan yang menolong perniagaan dalam perahumu, yang demikian itu adalah cara menjalankan perintah Allah Azza Wajalla untuk saling tolong menolong dalam kebaikan, dan meringankan beban didalam perahumu. Dan janganlah dirimu membuat peraturan dalam perniagaan yang membebani ummat didalam perahumu, dan hendaklah dirimu bersabar. Sungguh Allah tidaklah membuat hukum-hukumnya kecuali Allah hendak berlaku adil dan bijaksana dengan hukum-hukumnya keatas diri semua ummat manusia. Sungguh pada tiga tidaklah ada yang mendahului ucapanmu dan hendaklah dirimu bersabar atas dua, hingga Allah benar-benar mendatangkan pertolonganNya keatas semua perniagaan diatas perahumu."
"Wahai Ahmad, hendaklah dirimu mengutamakan orang-orang di dalam perniagaan di dalam perahumu, janganlah hatimu condong kepada keuntungan dunia yang di katakan orang yang tidak ada di dalam perahumu, sungguh pada peristiwa di masa yang lalu hendaklah menjadi pelajaran bagimu dan dua pengikut mu."
Ahmad F. bin Abdullah A. Syams